Sunday, January 30, 2005 

Masa

Masa...


Kebahagiaan atau kesengsaraan yang mungkin terjadi, tetapi waktu tak mungkin berbalik arah.
Senyum, keceriaan, haru dan rasa keheranan pasti terlihat di setiap rupa insani yang mengetahui apa yang selama ini terjadi. Tetapi keriaan terlaksana walau ada keburaman.

Impian yang diinginkan berjalan seperti angin berembus dimalam itu.

Saturday, January 29, 2005 

Merekapun berencana

Tulus...


Detak jarum jam di dinding terdengar lembut hingga menembus sela sela gendang pendengaran ini.
Embun pagi masih menyelimuti kota yang padat akan aktifitas dan detik demi detik selalu merisaukan jiwa yang rapuh ini hingga waktupun tersenyum dengan riangnya.

Perjalanan meraungi rutinitas kehidupan tak memberikan makna di hari Jum'at ini karna beban yang menimpa begitu beragam. Ada setitik sesal dalam hati paling dalam, sesal akan waktu yang tak berpihak ke diri ini hingga mengaburkan suatu ketulusan.

Akhir suatu perjalanan terjadi di hari ini dan merekapun berencana.

Friday, January 28, 2005 

Goresan awal dan Akhir

Hati nurani ingin menyatu dalam suka duka, gagal dalam khayal ilusi.
Terkubur masa lampau, nyata dalam bayang fatamorgana.

Tenggelamnya sang Surya terungkap dalam bayang bayang ilusi,
malam pun mengikutinya,
selang terlintas kunang-kunang pancarkan pelangi yang sebatas fajar pagi.
Menuang derita, tertumpahkan harapan, serta menangguk keinginan.

Ku tahu kalau aku tidak tahu bila
cinta itu untuk diberi bukan untuk didapat.
Kekuatan kasih sayang bisa merobohkan cinta yang suci,
sedang cinta hanya sepenggal waktu yang menanti.

AWAL dan AKHIR khan terjadi